Latest News

Manfaat Dan Fungsi Ragi Tape Dalam Pakan Ternak

RAGI TAPE MAMPU MENINGKATKAN NILAI KECERNAAN BAHAN PAKAN TERNAK

Ragi tape merupakan populasi gabungan mikroba yang terdiri dari beberapa jenis, yaitu :
1. genus Aspergillus;
2. genus Sacharomyces;
3. genus Candida;
4. genus Hansnula;
5. sedang bakterinya yaitu Acetobacter.

Aspergillus sanggup menyederhanakan amilum, sedangkan Saccharomyces, Candida dan Hansnula sanggup menurunkan gula menjadi alkohol dan majemuk zat organik lainnya.

Acetobacter mengubah alkohol menjadi cuka. Secara fisiologis, ragi memiliki persamaan yaitu menghasilkan fermen atau enzim-enzim yang sanggup mengubah substrat menjadi materi lain dengan menerima laba berupa energi. Adapun substrat yang diubah berbeda-beda.

Ragi tape bahwasanya yaitu berupa mikroba Sacharomyces cerevisiae yang sanggup mengubah karbohidrat. Sedang jamur yang ada dalam ragi tape yaitu jenis Aspergillus.

Ragi tape merupakan inokulan yang mengandung kapang aminolitik dan khamir yang bisa menghidrolisis pati. Kapang tersebut yaitu Amilomyces rouxii, sedangkan khamir tersebut yaitu Sacharomyces.

Adapun mikroflora yang berperan pada ragi tape yaitu jenis Candida, Endomycopsis, Hansnula, Amilomyces rouxii dan Aspergillus Orizae.

Beberapa laba hasil fermentasi terutama yaitu asam asetat dan alkohol sanggup mencegah pertumbuhan mikroba yang beracun di dalam pakan contohnya Clostridium botulinum.

Ragi yang bersifat katabolik atau memecah komponen yang kompleks menjadi zat yang lebih sederhana sehingga lebih gampang dicerna.

Ragi menghasilkan enzim pitase yang sanggup melepaskan ikatan fosfor dalam phitin, sehingga dengan ditambahkan ragi tape dalam ransum akan menambah ketersediaan mineral. Ragi bersifat katabolik atau memecah komponen yang kompleks menjadi zat yang lebih sederhana sehingga lebih gampang dicerna oleh ternak.

Spesies Aspergillus flavus relatif tidak aktif kalau dibandingkan dengan jamur selulolitik yang lain, tapi enzim yang dihasilkan oleh Aspergillus orizae dan Aspergillus flavus bisa mendegradasi sellulosa dan juga menghidrolisis xylon, maka dengan penambahan ragi tape sanggup meningkatkan acara pencernaan dalam badan ternak sehingga pertumbuhan ternak menjadi optimal.

Ragi biasanya dipakai untuk penambahan protein dalam pakan ternak bahu-membahu tepung ikan. Pada ayam pedaging, materi pakan tepung ikan atau tepung kedelai sanggup digantikan dengan ragi dengan nilai nitrogen dalam pakan yang sebanding. Demikian juga pada ayam petelur.

Dalam beberapa hal pertumbuhan ragi dalam materi pakan mengakibatkan perubahan yang menguntungkan menyerupai perbaikan materi pakan dari sisi mutu, baik dari aspek gizi maupun daya cerna serta meningkatkan daya simpannya. Penggunaan ragi yaitu sebagai sumber protein dan vitamin bagi konsumsi insan dan ternak.

Tubuh binatang merupakan suatu laboratorium kimiawi yang bekerja pada suhu rendah. Zat-zat enzim mencerna materi pakan, kemungkinan otot berkontraksi dan membantu sel-sel badan dalam melaksanakan proses yang beraneka ragam dan kompleks. Hampir semua reaksi biologis dipercepat atau dibantu oleh senyawa makro molekul yang spesifik disebut enzim.

Enzim yaitu biokatalisator protein untuk mengkatalisa reaksi-rekasi kimia pada sistem biologis. Enzim yaitu katalisator yang bereaksi secara spesifik sebab semua reaksi biokimia perlu dikatalisis oleh enzim sehingga diharapkan banyak enzim. Sebagian besar reaksi sel-sel hidup berlangsung sangat lamban kalau reaksi tersebut tidak dikatalis oleh enzim. Enzim yaitu protein yang khusus disintesis oleh sel hidup untuk mengkatalisis reaksi yang berlangsung di dalamnya. Enzim sanggup ditambahkan dalam ransum untuk mempercepat pencernaan ransum dan untuk mempertinggi penggunaannya.

Sumber : Dr. Ir. Wahyu Widodo, MS.

0 Response to "Manfaat Dan Fungsi Ragi Tape Dalam Pakan Ternak"

Total Pageviews