Latest News

Dulu Dijual Tidak Ada Yang Minat, Kini Durasi Ngekek Lebih Dari 60 Detik Dengan Speed Rapat


“Awalnya sih bikin pusing, karena tipikalnya susah ditebak. Kadang bisa ngekek dengan durasi lebih dari satu menit, namun terkadang hanya rajin suara saja,” ujar Om Indra. Itu sebabnya, lovebird ini diberi nama Lieur: istilah Sunda yang berarti pusing.
Lovebird Lieur merupakan burung konslet milik Om Indra Rahmad dari Kedai 63 Single Fighter (K63 SF) Bengkulu. Lovebird ini makin berprestasi dalam even-even lokalan di wilayah Bengkulu. Om Indra mendapat burung ini dari rekan setimnya.
Umurnya masih muda, hampir tujuh bulan. Karena tipikalnya susah ditebak, Om Indra sempat putus asa, bahkan nyaris melepas burung ini. Dia menawarkannya kepada beberapa teman, ternyata tak ada yang berminat.
Om Indra kemudian mencoba kembali memoles gacoannya. Dengan bermodal keyakinan, ia berguru memahami setiap abjad dan gerak gerik lovebird ini. Akhirnya, ia mulai menemukan titik terang dari kegundahannya selama ini terhadap lovebird Lieur.
“Rupanya lovebird Lieur memerlukan pendamping hidup. Maka aku tempatkan lovebird Lilis dalam satu sangkar bersama Lieur. Lilis aku dapatkan melalui lembaga media sosial, sehabis aku lihat artikel dan video mengenai lovebird konslet,” terperinci Om Indra.
Berkat kesabaran dan kegigihannya, lovebird Lieur mulai memperlihatkan kemampuannya dalam setiap even yang diikutinya. Bahkan gelar juara kerap diraihnya. Kehebatan lainnya, dalam sehari, satria ini bisa bermain lima sesi di tiga daerah berbeda.

Lovebird Lieur siap diorbitkan di pentas nasional

“Saat ini, aku masih menurunkan Lieur dalam even-even lokal saja. Tapi aku sudah menyiapkannya untuk tampil dalam even-even besar, bahkan tingkat nasional. Tinggal menunggu waktu yang tepat,” tambahnya.
Kini banyak pemain lovebird yang berminat meminang Lieur. Padahal dulu ditawari saja tak ada yang berminat. Saat ditanya mengenai penawaran tertinggi, Om Indra hanya tersenyum.
Lovebird Lieur memang layak diorbitkan ke level nasional, karena mempunyai durasi ngekek lebih dari 60 detik, bahkan pernah tembus dua menit, dengan speed super cepat dan volume tembus.
Untuk menguatkan kondisi fisik dan staminanya, lovebird Lieur rutin diumbar tiga kali seminggu. Jika burung mau dilombakan, Lier dicabut dari sangkar yang berisi pasangannya, kemudian diumbar sejenak.
“Intinya, lovebird itu juga makhluk hidup, ingin dimengerti, ingin disayang, dan ingin dicinta. Pahami saja apa maunya. Pasti ia juga paham apa harapan kita,” tandasnya.
semoga bermanfaat
sumber https://omkicau.com/2017/10/01/cerita-di-balik-lovebird-konslet-lieur-asal-bengkulu/

0 Response to "Dulu Dijual Tidak Ada Yang Minat, Kini Durasi Ngekek Lebih Dari 60 Detik Dengan Speed Rapat"

Total Pageviews